Terima Kasih Tuhan

Naik angkot pagi-pagi sama pak supir taksi yg baru pulang kerja. Sempet ngobrol dan dengan wajahnya yg cerah bercerita jika hari ini beruntung bisa membawa pulang uang sejumlah Rp. 200.000,- ke rumah untuk menyambung nafkah. Mungkin banyak dari kita yg jika dihitung-hitung bisa bawa duit jauh lebih banyak dari dia per harinya tanpa harus membelah jalanan ibukota. Jangan lupa bersyukur di tengah-tengah pengharapan. Mungkin gaji belum pernah naik selama bertahun-tahun, mungkin ada kalanya yg dibayarkan nggak sesuai dengan tanggungjawab yg dibebankan. Tapi sambil berdoa boleh dong bersyukur.

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: