Monthly Archives: July 2011

Selokan Pun Menjadi Guru

Images

Di dekat rumah saya yang lama, ada sebuah got besar atau sungai kecil atau entahlah. Yang jelas baunya itu sungguh luar biasa.  Sepertinya produksi amonia mandiri maupun sumbangan sukarela dari warga dan hewan sekitar telah sukses membuat setiap orang yang lewat untuk pertama kalinya bertransformasi.  Cuping hidung mengembang, mata membelalak, degup jantung bertambah, tangan bergerak menutup hidung, tekanan darah meningkat, warna kulit memucat, dan keseimbangan tubuh mengalami penurunan yang drastis.  

 

Mungkin pengalaman setiap orang bisa berbeda, tapi itulah yang pertama kalinya saya rasakan. Pertama kali.. hanya pertama kali.  Pengalaman kedua, ketiga, dan selanjutnya tidak sedahsyat pengalaman pertama.  Bahkan setelah lewat yang kelima kalinya secara ajaib bau itu lenyap, rasanya biasa saja.  Saya malahan berpikir, jangan-jangan memang sudah tidak bau lagi.  Hingga tiba suatu saat saya harus pindah rumah ke tempat yang menurut saya lebih baik, saya tidak pernah lewat di daerah yang berbau tadi.  Namun kemarin saya ada urusan yang harus diselesaikan di dekat rumah lama saya, dan ternyataaaaaa… saya harus mengulang seluruh pengalaman pertama saya.

 

Tiba-tiba saya seakan dibisiki …

Beginilah hidup sesungguhnya.  Kebaikan dan keburukan begitu terserabutnya di alam ini.   Tidak seperti papan catur yang jelas mana hitam dan putih, dunia ini kadang-kadang memaksa kita untuk menerima warna abu-abu.  Jika kita terpaksanya harus mengenal dan melakukan sesuatu yang buruk, maka efeknya akan seperti pertama kali saya melewati got yang baunya busuk tadi.  Namun jika perbuatan itu kita ulang dan ulang secara terus menerus, maka intensitasnya akan semakin berkurang dan berkurang hingga akhirnya hilang.   Kita pun lupa bahwa yang kita lakukan itu buruk.

 

Advertisements