Aku Juga Bahagia Nak.. :)

Hari ini anak-anak minta untuk dianter ke tukang cukur. Dari mulai bangun pagi semua udah pada heboh minta berangkat, padahal tukang cukur aja baru buka jam 9. Yang bikin seru adalah permintaan model cukurnya. Si kakak mau cukur botak di atas dan panjang di bawah, adek nggak mau kalah minta plontos. Sebenernya saya lebih suka kalo anak-anak tetep dengan model cukuran saat ini, udah pas dan ganteng. Cuma masak iya saya mau memaksakan keinginan saya dan mematahkan kreativitas anak-anak dengan paksa? Toh mereka belum bersekolah dan tidak terikat dengan peraturan model cukuran tertentu.

Hal yang sering dilupakan oleh para orang tua adalah sebuah tugas sederhana, yaitu: “ikut bahagia bersama anak”. Orang tua sering sibuk untuk membahagiakan anak dengan membuat pilihan-pilihan tertentu dalam rangka membahagiakan anak. Nyatanya, pilihan itu belum tentu mambahagiakan si anak. Orang tua lupa bahwa kadang anak sudah menentukan apa yang membuatnya bahagia. Selama itu tidak bertentangan dengan norma-norma, kaidah agama, atau apapun lah.. Kenapa tidak ikut berbahagia saja dengan pilihan anaknya?

Insya Allah dengan ikut berbahagia sudah menjadi dukungan dan menambah tingkat kepercayaan diri anak dalam hidup. Ingat bahwa kita tidak akan selamanya ada bersama mereka untuk ikut menentukan pilihan. Jika mereka harus menentukan pilihan namun bekal kepercayaan dirinya kurang, bisa dibayangkan betapa kesusahannya nanti.

Waktu mereka untuk membahagiakan amatlah sedikit, siapa yang bisa mengurai takdir dan mengetahui apa yang akan terjadi beberapa detik ke depan? Maka saat mereka bahagia, mari kita berbahagia bersama mereka. Daripada menuntut mereka untuk membahagiakan kita terus, berikanlah kesempatan mereka untuk membuat kita bahagia.. Cukup dengan ikut berbahagia.

Maka jawaban saya tadi pagi cukuplah sebuah kalimat: “silahkan nak, ayah suka kok cukuran model gitu”.

Advertisements
Tagged

2 thoughts on “Aku Juga Bahagia Nak.. :)

  1. Taufik Kusdinar says:

    like this post capt..hopefully bisa menjadi Ayah yang besar hati seperti anda

  2. Wisnu Wijayanto says:

    Amin mas.. Mudah-mudahan kita semua bisa menjaga dan mewarnai titipan Tuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: